Sebagian otakmu tidak pernah
benar-benar beralih tugas.
Sebuah studi tahun 2009 menemukan bahwa menutup satu tugas dan membuka tugas lain tidak sepenuhnya memindahkan perhatianmu. Sebagiannya tetap tertinggal, dan sisa residu itu secara terukur merugikan apa pun yang kamu lakukan selanjutnya.